He said "The Truth is still Truth"

Wednesday, March 6, 2013

Relative Pronouns

Diposkan oleh Devie Safitri di 11:20 PM 0 komentar Link ke posting ini

The most common relative pronouns are who/whomwhoever/whomever, whose, that,and which. (Please note that in certain situations, "what," "when," and "where" can function as relative pronouns.) Relative pronouns introduce relative clauses, which are a type of dependent clause. Relative clauses modify a word, phrase, or idea in the main clause. The word, phrase, or idea modified is called the antecedent. In the following examples, that and whom modify the subject:
The house that Jack built is large.

The professorwhom I respect, recently received tenure.
The type of clause determines what kind of relative pronoun to use. Generally, there are two types of relative clauses: restrictive (defining) clause and non-restrictive (non-defining) clause. In both types of clauses, the relative pronoun can function as a subject, an object, or a possessive pronoun ("whose").

Relative pronouns in restrictive relative clauses

Relative pronouns that introduce a restrictive relative clause ARE NOT separated from the main clause by a comma. Restrictive relative clauses (also known as defining relative clauses) add essential information about the antecedent in the main clause. The information is crucial for understanding the sentence's meaning correctly and cannot be omitted. In other words, without the restrictive relative clause, the sentence does not make sense. 
The table below sums up the use of relative pronouns in restrictive relative clauses:
Function in
the sentence
Reference to
PeopleThings / conceptsPlaceTimeExplanation
Subjectwho, thatwhich, that
Object(that, who, whom)*(which, that)*wherewhenwhat/why
Possessivewhosewhose, of which

Examples

Sunday, March 3, 2013

Anak Soleh yang Mencintai Rasulullah

Diposkan oleh Devie Safitri di 10:05 PM 0 komentar Link ke posting ini

 
Cuiiit..cuiitt (suara burung pipit yang berbunyi setelah adzan subuh berkumandang). Seperti biasa aku menulusuri jalan ke masjid sendirian, sementara bapakku masih tertidur pulasndi kasur. Panggil saja aku Dafi seorang remaja laki-laki yang tinggal di Kampung Rambutan.
Sesampai di masjid, aku mengambil air wudhu. Disana aku bertemu Joko dan Bapaknya. Joko adalah teman dekat ku di SMP Tunas Jaya.
            “loh, Dafi bapakmu mana?” Tanya Joko sambil mengerutkan dahi.
Lantas aku teringat perkataan Bapak malam itu,
“Dafi, kalau ada yang nanyain kenapa bapak nggak ke masjid bilang saja kalau bapak ke masjid lain atau bilang saja bapak sedang sakit”.
Astagfirullah, rasanya malu namun biarpun seprti itu beliau adalah bapakku yang memberikan nafkah.

Teman yang Baik

Diposkan oleh Devie Safitri di 5:22 AM 3 komentar Link ke posting ini


Asalamualaikum , kataku hendak pergi ke sekolah pagi ini.
Ini hari pertama masuk sekolah setelah uas semester 1 .
Cuacanya cukup dingin dan sejuk aku berangkat kira-kira pukul 06.30 lalu nunggu angkot di jalan.Hal yg terasa aneh ketika aku membayangkan di pinggir jalan raya dgn sederet anak sekolah menunggu aangkot 02, kau tahu itu seolah kalian seperti kumpulan anak itik yang berbaris dan sayangnya aku masuk barisan itu .

Sekitar 20 menit kemudian, itu angkot tidak muncul kaca sepionnya (kalo manusia: itu org ga muncul batang hidungnya). Barulah di menit ke30 (udh kaya pertandingan bola aja) ada angkot 02 berisi bapak-bapak dan ibu-ibu entah mengapa aku merasa seperti hendak lanjut usia.
Aku tahu aku akan terlambat padahal ini hari pertama apalagi hari ini upacara itu karena sulit mendapat angkot 02 bila ada pasti penuh. Huffft -_-
 

I Will Fly Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos